{{indexmenu_n>033}} ====== Cisco : inter-vlan Router on A Stick ====== Pada halaman sebelumnya [[vlan|]] & [[trunk|]], kita telah membuat topologi jaringan dengan beberapa vlan. Pada tolopgi tersebut dijelaskan bahwa hosts yang berada pada vlan yang sama dapat saling terhubung. Akan tetapi beberapa vlan tidak saling terhubung kerena sudah pada segmen jaringan yang berbeda. Maka dari itu dibutuhkan lah Router yang berguna untuk menguhubungkan Kedua jaringan ini. Sebenernya kita dapat langsung menghubungkan kedua jaringan vlan ini dengan langusng menhubungkanya ke router dengan 2 interface yang berperan sebagai masing masing gateaway. Akan tetapi ini akan menjadi pemborosan interface. Solusinya addallah Router On a Stick . Apa itu? Router on a Stick (ROAS) adalah teknik yang digunakan untuk routing antar-VLAN yang memanfaatkan koneksi fisik tunggal antara router dan switch. Pada dasarnya, ini adalah cara untuk menyambungkan beberapa VLAN ke router menggunakan satu kabel. ===== Syntax ===== interface GigabitEthernet0/0.10 encapsulation dot1Q 10 ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 ^ Command ^ Description ^ | ''R1(config)#interface g0/0.[vlan-id]'' | Konfigurasi interface menjadi subinterface, penomoran disamakan dengan VLAN ID | | ''R1(config-subif)#encapsulation dot1q [vlan-id]'' | Konfigurasi subinterface agar dapat menerima tag VLAN (802.1Q) | | ''R1(config-subif)#ip address [ip-address] [subnet-mask]'' | Memasukkan IP address pada subinterface (sebagai gateway) | Jangan lupa untuk mengaktifkan main interfaces (no sutshown) ===== Topologi ===== {{ :networking:cisco:cisco_roas.png?nolink |}} Topologi merupakan lanjutan dari halaman sebelumnya dan untuk konfigurasi VLAN dan trunks bisa ke halaman sebelumnya [[vlan|]] [[trunk|]] Goals dari configurasi kali ini adalah menghubungkan dua segment VLAN Yang pada halaman sebelumnya tidak dapat terhubung karena sudah disegmentasi. ===== Konfigurasi ===== * **Step 1 : Pada Switch SW1 set port yang menuju ke router sebagai trunks** SW1(config)#interface g0/2 SW1(config-if)#switchport mode trunk SW1(config-if)#switchport trunk allowed vlan 10,20 * **Step 2 : Konfigurasi Router On a Stick dan konfigurasi IP gate away (subinterface)** subinterface vlan10 R1(config)#interface g0/0.10 R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 10 R1(config-subif)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0 subinterface vlan20 R1(config)#interface g0/0.20 R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 20 R1(config-subif)#ip address 192.168.2.254 255.255.255.0 * **Step 3 : Mengaktifkan Interface (no shutdown)** R1(config)#interface G0/0 R1(config-if)#no shutdown ===== Testing ===== * **PC 1 to PC 8** C:\>ipconfig FastEthernet0 Connection:(default port) Connection-specific DNS Suffix..: Link-local IPv6 Address.........: FE80::290:2BFF:FE64:B4BB IPv6 Address....................: :: IPv4 Address....................: 192.168.1.1 Subnet Mask.....................: 255.255.255.0 Default Gateway.................: :: 192.168.1.254 Bluetooth Connection: Connection-specific DNS Suffix..: Link-local IPv6 Address.........: :: IPv6 Address....................: :: IPv4 Address....................: 0.0.0.0 Subnet Mask.....................: 0.0.0.0 Default Gateway.................: :: 0.0.0.0 C:\>ping 192.168.2.8 Pinging 192.168.2.8 with 32 bytes of data: Reply from 192.168.2.8: bytes=32 time<1ms TTL=127 Reply from 192.168.2.8: bytes=32 time<1ms TTL=127 Reply from 192.168.2.8: bytes=32 time<1ms TTL=127 Reply from 192.168.2.8: bytes=32 time=12ms TTL=127 Ping statistics for 192.168.2.8: Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss), Approximate round trip times in milli-seconds: Minimum = 0ms, Maximum = 12ms, Average = 3ms