Junos adalah sistem operasi yang digunakan pada berbagai perangkat jaringan Juniper, seperti:
Salah satu keuntungan utama Junos adalah konsistensi sistem operasi dan cara konfigurasi pada berbagai jenis perangkat.
Sebagian besar konsep dan perintah konfigurasi memiliki struktur yang sama, sehingga administrator tidak perlu mempelajari sistem operasi yang berbeda untuk setiap jenis perangkat.
Perbedaan konfigurasi biasanya hanya terdapat pada fitur atau fungsi tertentu yang memang berbeda antara router, switch, firewall, dan perangkat lainnya.
Junos menyediakan Command Line Interface (CLI) sebagai salah satu metode utama untuk melakukan konfigurasi dan administrasi perangkat.
Junos menggunakan sistem konfigurasi hierarchical (berjenjang).
Konfigurasi dikelompokkan berdasarkan fungsi sehingga struktur konfigurasi lebih mudah dibaca dan dipahami.
Contoh struktur:
Struktur ini membantu administrator untuk:
Salah satu perbedaan penting Junos dibandingkan beberapa vendor lain adalah cara konfigurasi diterapkan.
Pada Junos, perubahan konfigurasi terlebih dahulu dilakukan pada candidate configuration.
Konfigurasi belum langsung digunakan oleh perangkat sampai administrator menjalankan:
commit
Alur sederhananya:
Hal ini memberikan kesempatan untuk memeriksa konfigurasi sebelum benar-benar diterapkan.
Junos menyimpan beberapa versi konfigurasi sebelumnya.
Konsep ini mirip dengan version control seperti Git, karena administrator dapat melihat dan kembali ke konfigurasi sebelumnya.
Junos menyimpan hingga 49 konfigurasi sebelumnya yang dapat digunakan untuk proses rollback.
Konfigurasi sebelumnya dapat dilihat menggunakan:
show system rollback
Rollback dapat digunakan apabila konfigurasi terbaru menyebabkan masalah atau perubahan yang tidak diinginkan.
Junos menyediakan mekanisme rollback untuk mengembalikan konfigurasi ke versi sebelumnya.
Contohnya ketika administrator melakukan perubahan konfigurasi dan ternyata konfigurasi tersebut menyebabkan:
Administrator dapat kembali menggunakan konfigurasi sebelumnya.
Contoh:
rollback 1 commit
Junos juga memiliki mekanisme commit confirmed untuk membantu mencegah kehilangan akses management akibat kesalahan konfigurasi.
Contoh:
commit confirmed 5
Jika konfigurasi tidak dikonfirmasi dalam waktu yang ditentukan, Junos akan melakukan rollback secara otomatis ke konfigurasi sebelumnya.
Fitur ini sangat berguna ketika melakukan konfigurasi perangkat secara remote.
Perangkat Juniper tidak hanya dapat dikelola melalui CLI.
Secara umum terdapat beberapa pendekatan:
CLI merupakan metode pengelolaan perangkat secara langsung menggunakan command line.
Administrator dapat melakukan konfigurasi dan troubleshooting dengan masuk ke perangkat menggunakan:
SSH
atau koneksi management lainnya.
CLI cocok digunakan untuk:
Junos juga dirancang agar dapat diintegrasikan dengan automation dan software.
Pengelolaan perangkat dapat dilakukan menggunakan:
PyEZ adalah library Python yang dapat digunakan untuk melakukan automation terhadap perangkat Junos.
Dengan PyEZ, administrator dapat membuat program untuk:
Contoh konsep:
Python Script
|
v
PyEZ
|
v
Junos Device
Automation pada Junos dapat dilakukan dari dalam maupun luar perangkat.
Script atau automation dijalankan di dalam perangkat Junos.
Contohnya dapat digunakan untuk melakukan tugas tertentu secara lokal pada perangkat.
Automation dijalankan dari perangkat atau server eksternal.
Contohnya:
Automation Server
|
+---- Junos Router
|
+---- Junos Switch
|
+---- Junos Firewall
Pendekatan ini lebih cocok ketika administrator ingin mengelola banyak perangkat secara terpusat.
Untuk lingkungan dengan banyak perangkat, konfigurasi satu per satu melalui CLI dapat menjadi kurang efisien.
Juniper menyediakan berbagai platform untuk melakukan centralized management.
Contohnya:
Dengan pendekatan controller, administrator dapat mengelola banyak perangkat melalui satu platform.
Contoh:
Controller
|
+---------+---------+
| | |
Router Switch Firewall
Selain platform resmi Juniper, terdapat juga automation tools dari pihak ketiga, seperti:
Tools tersebut dapat digunakan untuk mengotomatisasi konfigurasi dan pengelolaan perangkat Junos.
Junos dirancang dengan arsitektur yang modular.
Fungsi-fungsi sistem dipisahkan menjadi beberapa proses atau komponen sehingga kegagalan pada satu bagian tidak selalu menyebabkan seluruh sistem berhenti.
Konsep sederhananya:
+----------------------------------+ | Junos | | | | +------------+ +------------+ | | | Routing | | Forwarding | | | | Functions | | / Transit | | | +------------+ +------------+ | | | | +------------+ +------------+ | | | Management | | Other | | | | Functions | | Services | | | +------------+ +------------+ | +----------------------------------+
Salah satu konsep penting dalam Junos adalah pemisahan antara fungsi routing/control dan fungsi packet forwarding.
Secara sederhana:
| Component | Function |
|---|---|
| Routing / Control | Menghitung dan mengelola informasi routing |
| Forwarding / Transit | Meneruskan packet berdasarkan forwarding information |
Dengan pemisahan tersebut, proses forwarding traffic dapat tetap berjalan meskipun terjadi masalah pada komponen tertentu pada control plane.
Karena Junos menggunakan arsitektur modular, kegagalan pada satu proses tidak selalu menyebabkan seluruh perangkat mengalami kegagalan.
Contohnya:
Process A ---> Crash Process B ---> Tetap berjalan Process C ---> Tetap berjalan
Tujuannya adalah meningkatkan stability dan resilience perangkat.
| Fitur | Keuntungan |
|---|---|
| Consistent OS | Router, switch, firewall menggunakan Junos dengan konsep konfigurasi yang konsisten |
| Hierarchical CLI | Konfigurasi lebih terstruktur dan mudah dipahami |
| Candidate Configuration | Perubahan dapat dipersiapkan sebelum diterapkan |
| Commit | Konfigurasi baru hanya aktif setelah di-commit |
| Configuration History | Tersedia versi konfigurasi sebelumnya |
| Rollback | Memungkinkan kembali ke konfigurasi sebelumnya |
| Commit Confirmed | Membantu mencegah kehilangan akses akibat konfigurasi yang salah |
| Automation | Dapat dikelola menggunakan API, script, dan PyEZ |
| Centralized Management | Banyak perangkat dapat dikelola melalui controller |
| Modular Architecture | Komponen sistem terisolasi sehingga kegagalan satu proses tidak selalu memengaruhi seluruh sistem |
| Routing/Forwarding Separation | Fungsi routing dan forwarding dipisahkan |
Konsep utama yang perlu diingat dari materi ini:
commit
.