Operational Mode merupakan salah satu dari dua mode utama pada Junos CLI. Mode ini digunakan untuk melakukan monitoring, verification, troubleshooting, dan administrative tasks pada perangkat Juniper.
Operational mode biasanya digunakan setelah administrator melakukan login ke perangkat melalui SSH menggunakan user non-root.
User root merupakan akun khusus yang memiliki hak akses penuh untuk membaca dan melakukan perubahan pada sistem.
Ketika berhasil login ke perangkat Juniper, administrator akan berada pada Operational Mode.
Contoh prompt:
ilyasa@R1>
Tanda:
>
menunjukkan bahwa perangkat sedang berada pada Operational Mode.
Pada Operational Mode, administrator dapat melakukan berbagai aktivitas untuk melihat kondisi perangkat dan melakukan troubleshooting.
Digunakan untuk melakukan pengecekan kondisi perangkat.
Contoh:
Operational Mode juga digunakan untuk beberapa tugas administrasi seperti:
Untuk troubleshooting jaringan, Operational Mode menyediakan command seperti:
Catatan:
Operational Mode tidak dapat digunakan untuk melakukan perubahan konfigurasi perangkat.
Untuk mengubah konfigurasi, administrator harus masuk ke Configuration Mode.
Junos memisahkan mode monitoring dan mode konfigurasi untuk mengurangi risiko perubahan konfigurasi yang tidak disengaja.
Masuk ke Configuration Mode:
ilyasa@R1> configure
Output:
Entering configuration mode [edit] ilyasa@R1#
Perubahan prompt:
>
menunjukkan Operational Mode.
Sedangkan:
#
menunjukkan Configuration Mode.
Kembali ke Operational Mode:
ilyasa@R1# exit
Output:
Exiting configuration mode ilyasa@R1>
Sebagian besar command pada Operational Mode menggunakan empat command utama:
| Command | Function |
|---|---|
| show | Menampilkan informasi perangkat |
| monitor | Menampilkan informasi secara real-time |
| clear | Menghapus counter atau status tertentu |
| request | Menjalankan administrative action |
Contoh:
ilyasa@R1> show interfaces terse ilyasa@R1> monitor interface traffic ilyasa@R1> clear interfaces statistics all ilyasa@R1> request system reboot
Command show digunakan untuk menampilkan informasi perangkat berdasarkan kondisi saat command dijalankan.
Output dari command show bersifat static snapshot.
Contoh:
ilyasa@R1> show interfaces xe-0/1/1
Contoh command protocol:
ilyasa@R1> show ospf ilyasa@R1> show bgp ilyasa@R1> show spanning-tree
Contoh penggunaan:
Command monitor digunakan untuk melihat informasi secara real-time.
Berbeda dengan command show, output monitor akan diperbarui secara otomatis.
Contoh:
ilyasa@R1> monitor interface xe-0/1/5
Contoh penggunaan:
Command clear digunakan untuk menghapus atau mereset informasi tertentu.
Contoh:
ilyasa@R1> clear interfaces statistics all
Fungsi:
Command request digunakan untuk menjalankan tugas administrasi pada perangkat.
Contoh:
ilyasa@R1> request system reboot
Fungsi:
Junos CLI
|
v
Operational Mode
ilyasa@R1>
|
+-----------+-----------+
| | |
v v v
show monitor clear
Verification Real-time Reset
|
v
request
Administrative Task
Operational Mode pada Junos CLI digunakan untuk:
Command utama yang harus dipahami:
| Command | Purpose |
|---|---|
| show | Melihat informasi perangkat |
| monitor | Monitoring secara real-time |
| clear | Membersihkan counter/status |
| request | Menjalankan administrative operation |
Operational Mode tidak digunakan untuk mengubah konfigurasi.
Perubahan konfigurasi dilakukan melalui Configuration Mode.