PowerDNS : Modern Domain Name Server
PowerDNS adalah penyedia perangkat lunak server nama (DNS) sumber terbuka asal Belanda yang dikenal karena fleksibilitas dan performanya yang sangat tinggi. Berbeda dengan server DNS tradisional seperti BIND yang menyimpan data dalam file teks statis, PowerDNS dirancang untuk menarik data dari berbagai sumber eksternal. Hal ini menjadikannya solusi favorit bagi penyedia layanan internet (ISP) dan perusahaan besar yang perlu mengelola jutaan domain secara dinamis dan efisien.
Secara struktural, PowerDNS terbagi menjadi dua produk utama yang menjalankan peran berbeda: Authoritative Server dan Recursors. Authoritative Server bertanggung jawab untuk menjawab pertanyaan tentang domain yang dikelolanya sendiri dengan mengambil data dari database seperti MySQL, PostgreSQL, atau Oracle melalui sistem backend. Sementara itu, Recursor berfungsi sebagai perantara yang mencari jawaban dari seluruh internet untuk pengguna akhir, dengan fokus utama pada kecepatan caching dan keamanan dari serangan siber.
Dalam implementasinya, PowerDNS sering digunakan untuk kebutuhan skala kecil hingga besar, termasuk sebagai DNS untuk pelanggan ISP atau untuk hosting domain perusahaan. Karena mendukung backend database, semua record DNS dapat dikelola secara dinamis tanpa perlu reload file zone seperti pada BIND tradisional. Hal ini memudahkan otomatisasi menggunakan API atau tools seperti Ansible dan Terraform, sehingga cocok untuk infrastruktur modern berbasis cloud maupun virtualisasi.