JNCIA-Junos : The Advantages of Junos
Junos Operating System
Junos adalah sistem operasi yang digunakan pada berbagai perangkat jaringan Juniper, seperti:
- Router
- Switch
- Firewall
- Perangkat jaringan Juniper lainnya
Salah satu keuntungan utama Junos adalah konsistensi sistem operasi dan cara konfigurasi pada berbagai jenis perangkat.
Sebagian besar konsep dan perintah konfigurasi memiliki struktur yang sama, sehingga administrator tidak perlu mempelajari sistem operasi yang berbeda untuk setiap jenis perangkat.
Perbedaan konfigurasi biasanya hanya terdapat pada fitur atau fungsi tertentu yang memang berbeda antara router, switch, firewall, dan perangkat lainnya.
Junos CLI
Junos menyediakan Command Line Interface (CLI) sebagai salah satu metode utama untuk melakukan konfigurasi dan administrasi perangkat.
1. Hierarchical Configuration
Junos menggunakan sistem konfigurasi hierarchical (berjenjang).
Konfigurasi dikelompokkan berdasarkan fungsi sehingga struktur konfigurasi lebih mudah dibaca dan dipahami.
Contoh struktur:
Struktur ini membantu administrator untuk:
- Menemukan konfigurasi dengan lebih mudah.
- Memahami hubungan antar konfigurasi.
- Mengubah bagian konfigurasi tertentu tanpa harus menulis ulang seluruh konfigurasi.
2. Candidate Configuration
Salah satu perbedaan penting Junos dibandingkan beberapa vendor lain adalah cara konfigurasi diterapkan.
Pada Junos, perubahan konfigurasi terlebih dahulu dilakukan pada candidate configuration.
Konfigurasi belum langsung digunakan oleh perangkat sampai administrator menjalankan:
commit
Alur sederhananya:
Hal ini memberikan kesempatan untuk memeriksa konfigurasi sebelum benar-benar diterapkan.
3. Configuration Versioning
Junos menyimpan beberapa versi konfigurasi sebelumnya.
Konsep ini mirip dengan version control seperti Git, karena administrator dapat melihat dan kembali ke konfigurasi sebelumnya.
Junos menyimpan hingga 49 konfigurasi sebelumnya yang dapat digunakan untuk proses rollback.
Konfigurasi sebelumnya dapat dilihat menggunakan:
show system rollback
Rollback dapat digunakan apabila konfigurasi terbaru menyebabkan masalah atau perubahan yang tidak diinginkan.
4 Configuration Rollback
Junos menyediakan mekanisme rollback untuk mengembalikan konfigurasi ke versi sebelumnya.
Contohnya ketika administrator melakukan perubahan konfigurasi dan ternyata konfigurasi tersebut menyebabkan:
- Management access terputus.
- Routing mengalami masalah.
- Interface tidak bekerja sebagaimana mestinya.
- Konfigurasi baru menyebabkan layanan terganggu.
Administrator dapat kembali menggunakan konfigurasi sebelumnya.
Contoh:
rollback 1 commit
Junos juga memiliki mekanisme commit confirmed untuk membantu mencegah kehilangan akses management akibat kesalahan konfigurasi.
Contoh:
commit confirmed 5
Jika konfigurasi tidak dikonfirmasi dalam waktu yang ditentukan, Junos akan melakukan rollback secara otomatis ke konfigurasi sebelumnya.
Fitur ini sangat berguna ketika melakukan konfigurasi perangkat secara remote.
3. Berbagai Cara Mengelola Perangkat Juniper
Perangkat Juniper tidak hanya dapat dikelola melalui CLI.
Secara umum terdapat beberapa pendekatan:
- CLI
- Automation / Programming
- Controller / Management Platform
4. CLI Management
CLI merupakan metode pengelolaan perangkat secara langsung menggunakan command line.
Administrator dapat melakukan konfigurasi dan troubleshooting dengan masuk ke perangkat menggunakan:
SSH
atau koneksi management lainnya.
CLI cocok digunakan untuk:
- Konfigurasi manual.
- Troubleshooting.
- Pemeriksaan status perangkat.
- Perubahan konfigurasi tertentu.
5. Automation dan Programming
Junos juga dirancang agar dapat diintegrasikan dengan automation dan software.
Pengelolaan perangkat dapat dilakukan menggunakan:
- API
- Script
- Juniper PyEZ
- Automation tools
5.1 Juniper PyEZ
PyEZ adalah library Python yang dapat digunakan untuk melakukan automation terhadap perangkat Junos.
Dengan PyEZ, administrator dapat membuat program untuk:
- Mengambil informasi perangkat.
- Menjalankan operational commands.
- Mengubah konfigurasi.
- Melakukan konfigurasi secara otomatis.
- Mengelola banyak perangkat.
Contoh konsep:
Python Script
|
v
PyEZ
|
v
Junos Device
5.2 In-box dan Out-box Automation
Automation pada Junos dapat dilakukan dari dalam maupun luar perangkat.
In-box Automation
Script atau automation dijalankan di dalam perangkat Junos.
Contohnya dapat digunakan untuk melakukan tugas tertentu secara lokal pada perangkat.
Out-box Automation
Automation dijalankan dari perangkat atau server eksternal.
Contohnya:
Automation Server
|
+---- Junos Router
|
+---- Junos Switch
|
+---- Junos Firewall
Pendekatan ini lebih cocok ketika administrator ingin mengelola banyak perangkat secara terpusat.
6. Controller dan Centralized Management
Untuk lingkungan dengan banyak perangkat, konfigurasi satu per satu melalui CLI dapat menjadi kurang efisien.
Juniper menyediakan berbagai platform untuk melakukan centralized management.
Contohnya:
- Juniper Mist
- Apstra
- Pathfinder
- Platform management Juniper lainnya
Dengan pendekatan controller, administrator dapat mengelola banyak perangkat melalui satu platform.
Contoh:
Controller
|
+---------+---------+
| | |
Router Switch Firewall
Selain platform resmi Juniper, terdapat juga automation tools dari pihak ketiga, seperti:
- Ansible
- Puppet
- SaltStack
Tools tersebut dapat digunakan untuk mengotomatisasi konfigurasi dan pengelolaan perangkat Junos.
7. Junos Modular Architecture
Junos dirancang dengan arsitektur yang modular.
Fungsi-fungsi sistem dipisahkan menjadi beberapa proses atau komponen sehingga kegagalan pada satu bagian tidak selalu menyebabkan seluruh sistem berhenti.
Konsep sederhananya:
+----------------------------------+ | Junos | | | | +------------+ +------------+ | | | Routing | | Forwarding | | | | Functions | | / Transit | | | +------------+ +------------+ | | | | +------------+ +------------+ | | | Management | | Other | | | | Functions | | Services | | | +------------+ +------------+ | +----------------------------------+
7.1 Separation of Functions
Salah satu konsep penting dalam Junos adalah pemisahan antara fungsi routing/control dan fungsi packet forwarding.
Secara sederhana:
| Component | Function |
|---|---|
| Routing / Control | Menghitung dan mengelola informasi routing |
| Forwarding / Transit | Meneruskan packet berdasarkan forwarding information |
Dengan pemisahan tersebut, proses forwarding traffic dapat tetap berjalan meskipun terjadi masalah pada komponen tertentu pada control plane.
7.2 Fault Isolation
Karena Junos menggunakan arsitektur modular, kegagalan pada satu proses tidak selalu menyebabkan seluruh perangkat mengalami kegagalan.
Contohnya:
Process A ---> Crash Process B ---> Tetap berjalan Process C ---> Tetap berjalan
Tujuannya adalah meningkatkan stability dan resilience perangkat.
8. Ringkasan Keunggulan Junos
| Fitur | Keuntungan |
|---|---|
| Consistent OS | Router, switch, firewall menggunakan Junos dengan konsep konfigurasi yang konsisten |
| Hierarchical CLI | Konfigurasi lebih terstruktur dan mudah dipahami |
| Candidate Configuration | Perubahan dapat dipersiapkan sebelum diterapkan |
| Commit | Konfigurasi baru hanya aktif setelah di-commit |
| Configuration History | Tersedia versi konfigurasi sebelumnya |
| Rollback | Memungkinkan kembali ke konfigurasi sebelumnya |
| Commit Confirmed | Membantu mencegah kehilangan akses akibat konfigurasi yang salah |
| Automation | Dapat dikelola menggunakan API, script, dan PyEZ |
| Centralized Management | Banyak perangkat dapat dikelola melalui controller |
| Modular Architecture | Komponen sistem terisolasi sehingga kegagalan satu proses tidak selalu memengaruhi seluruh sistem |
| Routing/Forwarding Separation | Fungsi routing dan forwarding dipisahkan |
9. Konsep Utama
Konsep utama yang perlu diingat dari materi ini:
- Junos digunakan di berbagai platform Juniper, sehingga administrator mendapatkan pengalaman konfigurasi yang relatif konsisten.
- Junos menggunakan hierarchical configuration, membuat konfigurasi lebih terstruktur.
- Konfigurasi tidak langsung aktif ketika diketik; perubahan berada pada candidate configuration sampai dilakukan
commit
.
- Junos menyimpan konfigurasi sebelumnya, sehingga administrator dapat melakukan rollback.
- Commit confirmed dapat digunakan untuk menghindari kehilangan akses management akibat konfigurasi yang salah.
- Junos dapat dikelola melalui CLI, API, script, PyEZ, automation tools, maupun centralized controller.
- Junos memiliki arsitektur modular, sehingga komponen sistem dapat bekerja secara lebih terisolasi.
- Fungsi routing/control dan packet forwarding/transit dipisahkan untuk meningkatkan reliability perangkat.