JNCIA-Junos : Fixed vs Modular Chassis, dan preview Routing Engine
Juniper Networks Devices
Juniper Networks menyediakan berbagai jenis perangkat jaringan yang digunakan untuk kebutuhan berbeda, seperti:
- Router
- Switch
- Firewall
- Perangkat dengan kombinasi beberapa fungsi jaringan.
Perangkat Juniper memiliki ukuran dan kapasitas yang berbeda-beda, tergantung pada seri dan kebutuhan penggunaannya.
Secara umum, perangkat Juniper dapat dikelompokkan menjadi dua kategori utama berdasarkan desain hardware:
- Fixed Port Devices
- Modular Devices
Fixed Port Devices
Fixed Port Devices adalah perangkat jaringan yang memiliki port built-in atau sudah terpasang secara permanen pada chassis perangkat.
Karakteristik:
- Memiliki jumlah dan jenis port yang sudah ditentukan oleh pabrikan.
- Tidak menyediakan slot modular untuk menambahkan Line Cards.
- Ukuran perangkat umumnya lebih kecil dan compact.
- Cocok digunakan ketika kebutuhan jumlah dan jenis port sudah dapat ditentukan sejak awal.
- Setiap port memiliki nomor atau identifier yang digunakan untuk identifikasi dan konfigurasi.
Contoh perangkat:
* Juniper EX3400 Chassis
Port Identification
Pada perangkat Fixed Port, setiap port memiliki penomoran yang sudah ditentukan.
Penomoran tersebut digunakan untuk mengidentifikasi interface ketika melakukan konfigurasi melalui Junos CLI.
Contoh nama interface:
root@EX3400-48P> show interfaces terse Interface Admin Link Proto ge-0/0/0 up up ge-0/0/1 up up ge-0/0/2 up down ... ge-0/0/47 up down xe-0/2/0 up up xe-0/2/1 up up xe-0/2/2 up down xe-0/2/3 up down
Penamaan interface mengikuti format penamaan interface Junos.
Modular Devices
Modular Devices adalah perangkat jaringan yang menggunakan chassis dengan beberapa slot modular. Slot tersebut dapat diisi dengan komponen tambahan sesuai kebutuhan.
Salah satu keunggulan desain modular adalah administrator dapat menyesuaikan kapasitas dan fungsi perangkat tanpa harus mengganti seluruh chassis.
Karakteristik:
- Memiliki slot kosong untuk memasang komponen tambahan.
- Dapat menggunakan berbagai jenis Line Cards.
- Kapasitas port dapat disesuaikan dengan kebutuhan jaringan.
- Mendukung pengembangan kapasitas perangkat.
- Memiliki komponen hardware yang dapat dipisahkan berdasarkan fungsinya.
Contoh perangkat:
- Juniper MX480
Modular Chassis Components
Pada perangkat Modular, terdapat beberapa komponen penting:
- Chassis: Kerangka utama tempat seluruh komponen perangkat dipasang.
- Line Cards: Modul yang menyediakan port jaringan dan fungsi interface.
- Routing Engine: Komponen yang menjalankan fungsi control plane dan mengelola operasi Junos.
- Switch Fabric: Komponen yang menyediakan jalur perpindahan paket antara interface atau Line Cards.
- Power Supply: Menyediakan daya listrik untuk seluruh komponen perangkat.
- Cooling System: Menjaga temperatur perangkat melalui sistem pendinginan.
Tidak semua komponen tersebut selalu memiliki bentuk atau konfigurasi yang sama pada setiap seri perangkat Juniper.
Line Cards
Line Cards adalah modul hardware yang dipasang pada slot modular chassis untuk menyediakan interface jaringan.
Line Cards memungkinkan perangkat memiliki berbagai jenis dan jumlah port sesuai kebutuhan.
Contoh fungsi Line Cards:
- Menyediakan port Ethernet.
- Menyediakan interface berkecepatan tinggi.
- Menghubungkan perangkat dengan jaringan lain.
- Menambah kapasitas koneksi perangkat.
Line Card Identification
Pada chassis modular, setiap Line Card atau modul yang terpasang memiliki nomor slot. Nomor slot tersebut digunakan sebagai identifier FPC (Flexible PIC Concentrator) dalam penamaan interface Junos.
Penamaan interface Junos mengikuti format:
type-FPC/PIC/port
Keterangan:
- FPC : nomor slot Line Card pada chassis
- PIC : nomor modul atau PIC pada Line Card
- Port : nomor port fisik pada PIC
Sebagai contoh, pada Line Card MIC-3D-20GE-SFP yang terpasang pada slot 3, interface akan menggunakan FPC 3.
Contoh:
ge-3/0/0 ge-3/0/1 ge-3/0/2 ge-3/0/3 ... ge-3/0/9 ge-3/1/0 ge-3/1/1 ge-3/1/2 ge-3/1/3 ... ge-3/1/9
Artinya:
ge-3/0/0
→ FPC 3, PIC 0, Port 0
ge-3/0/1
→ FPC 3, PIC 0, Port 1
ge-3/1/0
→ FPC 3, PIC 1, Port 0
ge-3/1/1
→ FPC 3, PIC 1, Port 1
Dengan demikian, pada chassis modular, perubahan posisi Line Card pada slot akan memengaruhi bagian FPC pada nama interface, sedangkan nomor PIC dan port menunjukkan modul serta port fisik pada Line Card.
Pada contoh tersebut, angka kedua menunjukkan nomor slot atau lokasi hardware interface.
Perlu diperhatikan bahwa format penamaan interface dapat berbeda tergantung platform dan jenis perangkat.
Types of Line Cards
Line Cards tersedia dalam berbagai tipe sesuai dengan kemampuan hardware dan kebutuhan jaringan.
Contohnya:
- Ethernet Line Cards
- High-speed Ethernet Line Cards
- Line Cards dengan kepadatan port berbeda.
- Line Cards dengan kemampuan forwarding yang berbeda.
Pemilihan Line Card harus disesuaikan dengan kompatibilitas chassis dan kebutuhan jaringan.
Routing Engine pada Modular Chassis
Routing Engine (RE) merupakan komponen yang berfungsi sebagai control plane pada perangkat Juniper berbasis modular chassis. Routing Engine menjalankan Junos OS dan bertanggung jawab terhadap proses pengambilan keputusan serta pengelolaan sistem jaringan.
Pada modular chassis, Routing Engine dipasang pada slot khusus yang berbeda dengan slot Line Card. Line Card menangani interface dan forwarding traffic, sedangkan Routing Engine menangani proses control plane.
Fungsi Routing Engine
Beberapa fungsi utama Routing Engine:
- Menjalankan Junos OS.
- Mengelola konfigurasi perangkat.
- Menjalankan routing protocol seperti OSPF dan BGP.
- Membangun dan mengelola routing table.
- Mengelola proses management perangkat.
- Mengontrol dan memonitor komponen hardware.
- Menyediakan informasi forwarding kepada forwarding hardware.
Secara sederhana:
Routing Engine
(Control Plane)
|
| Routing Information
v
Forwarding Information
|
v
Line Card / PFE
(Forwarding Plane)
|
v
Packet Forwarding
Routing Engine pada Modular Chassis
Pada modular chassis, slot tertentu didedikasikan untuk Routing Engine. Slot tersebut tidak digunakan sebagai Line Card biasa karena memiliki fungsi khusus untuk menjalankan control plane perangkat.
Beberapa chassis Juniper mendukung dua Routing Engine dalam satu chassis untuk menyediakan redundancy.
Contohnya:
Ketika menggunakan dua Routing Engine, satu RE dapat beroperasi sebagai Primary (Active) dan RE lainnya sebagai Backup (Standby).
Apabila Routing Engine utama mengalami kegagalan, perangkat yang mendukung mekanisme redundancy dapat melakukan Routing Engine Switchover, sehingga Routing Engine cadangan mengambil alih fungsi control plane.
Dengan demikian, Routing Engine pada modular chassis tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan Junos OS, tetapi juga menjadi komponen utama yang mengendalikan routing, konfigurasi, management, dan koordinasi antara control plane dengan forwarding hardware.
Comparison: Fixed vs Modular Devices
| Feature | Fixed Port Devices | Modular Devices |
|---|---|---|
| Hardware Design | Port sudah built-in | Menggunakan slot modular |
| Port Expansion | Terbatas pada port bawaan | Dapat menambahkan Line Cards |
| Flexibility | Mengikuti spesifikasi perangkat | Dapat disesuaikan dengan kebutuhan |
| Physical Size | Umumnya lebih compact | Dapat berukuran lebih besar |
| Hardware Components | Lebih terintegrasi | Komponen lebih modular |
| Routing Engine Redundancy | Bergantung pada model | Beberapa model mendukung Dual RE |
| Example | MX204 | MX480 |