This is an old revision of the document!
Cisco : Dynamic Routing - OSPF (multi area)
Pada halaman OSPF sebelumnya kita hanya menkonfigurasi topologi ospf single area. sekarang kita akan konfigurasi topology dengan ospf multi area. Kenapa? Dengan Multi Area OSPF Jaringan dibagi menjadi beberapa area, dengan satu area backbone (area 0) yang menghubungkan semua area lainnya. Ini bertujuan dalam meningkatkan
- Skalabilitas: Memungkinkan pembagian jaringan besar menjadi segmen-segmen yang lebih kecil, sehingga mengurangi beban pada router dan LSDB.
- Pengurangan Overhead: Mengurangi jumlah rute yang perlu disimpan dan diproses oleh setiap router, karena informasi routing terbatas pada area masing-masing.
- Keamanan dan Kontrol: Memungkinkan lebih banyak kontrol dan segmentasi, serta dapat meningkatkan keamanan dengan membatasi penyebaran informasi routing.
Syntax
Some acction
| Command | Description |
|---|---|
S1(config)#vlan [vlan-ID] | Membuat VLAN baru dan menetapkan nomor VLAN |
S1(config-vlan)#name [name] | Memberikan nama pada VLAN |
Contoh:
vlan 10 name VLAN-10 vlan 20 name VLAN-20 vlan 99 name VLAN-Management
Topologi
Gambar topology Goals Topology
Konfigurasi
- Step 1 : Pembuatan VLANs
Switch(config)#vlan 10 Switch(config-vlan)#name BIRU Switch(config-vlan)#exit Switch(config)#vlan 20 Switch(config-vlan)#name MAGENTA Switch(config-vlan)#exit
- Step 2 : Assign VLANs ke Ports
Switch(config)#interface f0/1 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#exit Switch(config)#interface f0/2 Switch(config-if)#switchport mode access Switch(config-if)#switchport access vlan 10 Switch(config-if)#exit